Siregar, Fahmi Syukur (2026) Peran Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan dalam pengawasan keamanan dan mutu obat tradisional berdasarkan Peraturan BPOM Nomor 32 Tahun 2019 tentang persyaratan keamanan dan mutu obat tradisional. Undergraduate thesis, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.
|
Text
2210200017.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (2MB) |
Abstract
Pengawasan terhadap keamanan dan mutu obat tradisional merupakan hal yang penting untuk melindungi masyarakat dari penggunaan produk yang mengandung bahan berbahaya dan tidak memenuhi standar kesehatan. Obat tradisional yang semakin banyak digunakan masyarakat harus diawasi secara ketat agar keamanan, mutu, dan manfaatnya tetap terjamin sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Namun, pada kenyataannya masih ditemukan peredaran obat tradisional illegal dan mengandung bahan kimia obat yang berbahaya bagi kesehatan konsumen. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengawasan terhadap obat tradisional belum sepenuhnya berjalan optimal. Oleh karena itu, peneliti tertarik mengangkat penelitian tentang Peran Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan Dalam Pengawasan Keamanan Dan Mutu Obat Tradisional Berdasarkan Peraturan Bpom Nomor 32 Tahun 2019 Tentang Persyaratan Keamanan Dan Mutu Obat Tradisional. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi Peraturan BPOM Nomor 32 Tahun 2019 Tentang Persyaratan Keamanan dan Mutu Obat Tradisional di Kota Padangsidimpuan serta faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pengawasan terhadap keamanan dan mutu obat tradisional. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan pelaksanaan pengawasan obat tradisiol berdasarkan fakta yang ditemukan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan keamanan dan mutu obat tradisional di Kota Padangsidimpuan dilakukan melaui kegiatan pembinaan, sosialisasi, pengawasan peredaran, serta kerja sama antara Dinas Kesehatan dan BPOM. Pengawasan tersebut bertujuan untuk memastikan obat tradisional yang beredar telah memenuhi standar keamanan dan mutu sesuai dengan Peraturan BPOM No.32 Tahun 2019. Akan tetapi, pelaksanaan pengawasan belum berjalan seperti keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya kesadaran pelaku usaha terhadap pentinya standar keamanan dan mutu, serta rendahnya pemahaman masyarakat dalam memilih obat tradisional yang aman. Dalam perspektif hukum islam, pengawasan terhadap obat tradisional sejalan dengan prinsip maqashid syari’ah, khususnya dalam menjaga jiwa (Hifzh Al-Nafs) agar masyarakat terhindar dari kemudharatan akibat penggunaan obat tradisional yang tidak aman.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. H. Arbanur Rasyid. M.A dan Dr. Putra Halomoan Hsb. M.H |
| Keywords: | Peran; Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan; Pengawasan keamanan; Mutu obat; Obat tradisionall; Peraturan BPOM Nomor 32 Tahun 2019 |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180119 Law and Society 11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1104 Complementary and Alternative Medicine |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum > Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Ms Fatimah Adzahro Ramadani Gaja |
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 09:20 |
| Last Modified: | 14 Aug 2026 09:20 |
| URI: | http://etd.uinsyahada.ac.id/id/eprint/14373 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
