Rambe, Alwin Arifin (2026) Penjualan diamond pada game mobile legend menurut kompilasi hukum Ekonomi syariah di Kelurahan Palopat Maria Padangsidimpuan. Undergraduate thesis, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.
|
Text
1910200040.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan terkait praktik jual beli diamond pada game Mobile Legends di Kelurahan Palopat Maria, Padangsidimpuan. Meskipun transaksi berlangsung secara digital dan relatif mudah diakses, praktik ini menghadirkan tantangan, antara lain risiko penipuan, ketidakpastian transaksi, keterbatasan pemasaran, dan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Fenomena ini menjadi penting untuk dianalisis agar transaksi digital di komunitas gamer dapat berjalan halal, aman, adil, dan transparan sesuai dengan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES). Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan praktik penjualan diamond Mobile Legends di Kelurahan Palopat Maria serta menilai kesesuaiannya dengan prinsip hukum ekonomi syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara terhadap penjual dan pembeli diamond. Analisis difokuskan pada prinsip syariah, yaitu amanah, shafāfiyyah, ‘adl, dan halāl, serta potensi risiko gharar, riba, dan maisir dalam transaksi digital sebagaimana diatur dalam Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah, khususnya Pasal 22–25 tentang rukun, kecakapan para pihak, kejelasan objek, dan kesepakatan akad. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli diamond di Palopat Maria berlangsung secara terstruktur, interaktif, dan berbasis kepercayaan, dengan strategi penjual yang beragam, mulai dari ketelitian, keamanan, kecepatan pelayanan, fleksibilitas jumlah transaksi, hingga pemberian nilai tambah melalui bundling atau diskon. Pembeli memiliki perilaku yang bervariasi, antara lain mempertimbangkan keamanan transaksi, kemudahan akses, kepatuhan syariah, rekomendasi teman, serta aspek hiburan, promosi, dan keinginan untuk meningkatkan kemampuan dalam permainan yang terkadang memunculkan kecenderungan perilaku konsumtif terhadap pembelian diamond. Transaksi melalui platform resmi seperti Mobile Legends, Codashop, dan Unipin cenderung memenuhi prinsip syariah karena transparan, jelas harga dan mekanismenya, serta meminimalkan risiko penipuan. Sebaliknya, transaksi melalui media sosial atau pengisian ulang akun pribadi memiliki risiko ketidakpastian (gharar) sehingga memerlukan kehati-hatian ekstra
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Habibi, M.Hum. dan Dr. Putra Halomoan Hsb, M.H. |
| Keywords: | Penjualan Diamond; Game Mobile Legend; Kompilasi hukum Ekonomi Syariah; Kelurahan Palopat Maria; Padangsidimpuan |
| Subjects: | 08 INFORMATION AND COMPUTING SCIENCES > 0805 Distributed Computing > 080502 Mobile Technologies 14 ECONOMICS > 1402 Applied Economics > 140207 Financial Economics |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum > Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Mrs. Mutia Handayani, S.IP |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 03:21 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 03:21 |
| URI: | http://etd.uinsyahada.ac.id/id/eprint/14106 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
