Hasibuan, Rofii Azhari (2025) Perilaku usaha hilir minyak eceran di Kecamatan Lubuk Barumun di tinjau dari hukum ekonomi syariah. Undergraduate thesis, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.
|
Text
2110200022.pdf Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku usaha hilir minyak eceran di Kecamatan Lubuk Barumun, faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku tersebut, serta bagaimana tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap praktik yang dilakukan para pelaku usaha. Penelitian dilatarbelakangi oleh maraknya penjualan bahan bakar minyak (BBM) secara eceran termasuk di Kecamatan Lubuk Barumun. Keberadaan usaha hilir minyak eceran ini pada perinsipnya sangat membantu masyarakat karena jarak tempat pembelian bahan bakar minyak di SPBU lumayan jauh, selain jauh usaha hilir ini dapat membantu perekonomian. Namun, perilaku usaha minyak eceran sering memanfaatkan kondisi yang menyebabkan kerugian konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dalam penelitian terdapat 2 jenis data, pertama data perimer, data perimer yaitu pokok yang di peroleh langsung dari lapangan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Kedua data sekunder, data ini terdiri dari 3 bahan hukum yaitu pertama, bahan hukum perimer berupa seperti KHES, Fatwa DSN MUI, AL-Quran dan Hadist. Kedua, bahan hukum sekunder, berupa seperti buku, jurnal ilmiah, skripsi terdahulu, dan literatur lainnya. Ketiga bahan hukum tersier berupa seperti Kamus Besar Bahasa Indonesia, jurnal hukum, internet dan bahan hukum lainnya. Informan ditentukan dengan teknik purposive sampling dari total 65 pelaku usaha minyak eceran di Kecamatan Lubuk Barumun. Data dianalisis melalui proses identifikasi, coding, verifikasi, dan penarikan kesimpulan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Perilaku usaha hilir minyak eceran di Kecamatan Lubuk Barumun dapat diidentifikasi dari 4 aspek yaitu harga, takaran, ketersediaan barang, kondisi dan tempat konsumen. Dari segi harga, adanya tindakan menaikkan harga secara sepihak, terutama ketika stok BBM di SPBU kosong, begitu juga dari segi takaran, pedagang dengan sengaja melakukan pengurangan takaran minyak dalam botol demi memperoleh keuntungan lebih besar, serta ketersediaan barang, pedagang melakukan penimbunan untuk mendapatkan harga yang lebih tinggi, ketika BBM di SPBU kosong. Kemudian pedagang memanfaatkan lokasi, strategi untuk mendapatkan konsumen yang terdesak dengan harga yang lebih tinggi. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku tersebut meliputi faktor predisposisi (pengetahuan, kebiasaan, dan kondisi ekonomi pelaku usaha), faktor pemungkin (ketersediaan fasilitas, kondisi pasar, dan jarak ke SPBU), serta faktor penguat (lingkungan, minimnya pengawasan, dan kebutuhan ekonomi). (3) Ditinjau dari hukum ekonomi syariah, perilaku tersebut tidak sesuai dengan prinsip kejujuran (ash-shidq), amanah, keadilan (al-‘adl), larangan penipuan (gharar), serta larangan menimbun barang (ihtikar). Praktik pengurangan takaran, manipulasi harga, dan penimbunan termasuk perbuatan yang diharamkan karena mengandung unsur kezhaliman dan merugikan konsumen
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr.Kholida,M.Ag dan Drs.H.Zulfan Efendi Hasibuan,M.A |
| Keywords: | Perilaku usaha; Hilir; Minyak eceran; Kecamatan Lubuk Barumun; Hukum; Ekonomi syariah |
| Subjects: | 15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES > 1503 Business and Management > 150304 Entrepreneurship 03 CHEMICAL SCIENCES > 0306 Physical Chemistry (incl. Structural) 15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES > 1505 Marketing |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum > Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Mrs. Zura idah |
| Date Deposited: | 09 Jun 2026 02:51 |
| Last Modified: | 09 Jun 2026 03:33 |
| URI: | http://etd.uinsyahada.ac.id/id/eprint/14097 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
