Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Lopo kopi sebagai media komunikasi dakwah di Kabupaten Padang Lawas: studi kasus Masyarakat Kecamatan Barumun Tengah

Harahap, Yunus Husein (2025) Lopo kopi sebagai media komunikasi dakwah di Kabupaten Padang Lawas: studi kasus Masyarakat Kecamatan Barumun Tengah. Masters thesis, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.

[img] Text
2350400012.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena budaya marlopo, yaitu kebiasaan masyarakat berkumpul di lopo kopi untuk berbincang, saling bertukar informasi, dan memperkuat relasi sosial. Aktivitas yang berlangsung secara rutin pada pagi dan sore hari tersebut tidak sekadar menjadi rutinitas keseharian, melainkan telah berkembang menjadi ruang interaksi sosial yang dinamis. Di dalamnya, nilai-nilai moral dan pesan keagamaan disampaikan secara alami melalui percakapan santai tanpa ikatan formal. Fenomena ini memperlihatkan bahwa dakwah Islam tidak harus selalu dilakukan dalam forum resmi seperti masjid atau majelis taklim, tetapi dapat tumbuh dari interaksi sosial masyarakat sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa lopo kopi di Kecamatan Barumun Tengah, seperti Lopo Kopi Manombo Raya, Lopo Kopi Binanga Jaya, dan Lopo Kopi Saroha Siboris, beroperasi sejak pukul 06.00 hingga 22.00 WIB dengan jumlah pengunjung rata-rata 35–60 orang per hari. Lopo kopi tersebut berfungsi tidak hanya sebagai tempat menikmati kopi, tetapi juga sebagai pusat diskusi warga mengenai persoalan pertanian, ekonomi, isu sosial, hingga pembahasan keagamaan, khususnya pada malam Kamis saat pengajian rutin dilaksanakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya marlopo, cara ustadz memanfaatkan lopo kopi sebagai sarana dakwah, serta jenis pesan dakwah yang dibahas dalam interaksi tersebut. Penelitian ini menggunakan teori ruang publik Jürgen Habermas dan teori interaksi simbolik George Herbert Mead untuk memahami lopo kopi sebagai ruang komunikasi egaliter berbasis budaya lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan fenomenologi, melibatkan 20 informan yang terdiri dari da’i dan mad’u. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dakwah di lopo kopi berlangsung secara akrab, setara, dan partisipatif. Pesan dakwah disampaikan melalui dialog sehari-hari yang menekankan penguatan akidah, pembinaan akhlak, dan kepedulian sosial, sehingga menjadikan lopo kopi sebagai ruang publik religius yang efektif dalam memperkuat iman dan kohesi sosial masyarakat Barumun Tengah.

Item Type: Thesis (Masters)
Supervisors: Dr. Sholeh Fikri, M.Ag dan Dr. Pahri Siregar, M.Pd.I
Keywords: Lopo kopi; Media komunikasi; Dakwah; Kabupaten Padang Lawas; Masyarakat; Kecamatan Barumun Tengah
Subjects: 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2001 Communication and Media Studies > 200101 Communication Studies
20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2001 Communication and Media Studies > 200104 Media Studies
22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies
Divisions: Pascasarjana > Program Magister > S2 Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: Ms Fatimah Adzahro Ramadani Gaja
Date Deposited: 29 May 2026 13:07
Last Modified: 29 May 2026 13:07
URI: http://etd.uinsyahada.ac.id/id/eprint/14049

Actions (login required)

View Item View Item