Sihombing, Iqrimah (2025) Efektivitas komunikasi penyuluh agama dalam mengurangi angka perceraian di Kelurahan Sitinjak Kecamatan Angkola Barat. Undergraduate thesis, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.
|
Text
2130100002.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (4MB) |
Abstract
Tingginya angka perceraian yang masih menjadi permasalahan sosial di tengah masyarakat, termasuk di wilayah sitinjak. Dalam konteks ini penyuluh agama memegang peranan penting sebagai komunikator nilai-nilai keagamaan yang dapat memengaruhi perilaku dan pola pikir masyarakat terkait pernikahan dan rumah tangga. pada penelitian ini terdapat 3 Tujuan Penelitian yaitu: Bagaimana bentuk komunikasi penyuluh agama dalam mengurangi angka perceraian di kelurahan sitinjak kecamatan angkola barat? Apa saja faktor penghambat efektivitas komunikasi penyuluh agama dalam mengurangi angka perceraian di kelurahan sitinjak kecamatan angkola barat? Bagaimana efektivitas penyuluh agama mengatasi hambatan dalam mengurangi angka perceraian di kelurahan sitinjak kecamatan angkola barat?. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode dekstiptif, melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari Penyuluh agama sebanyak 4 orang , Kepala KUA Kecamatan Angkola Barat , serta warga masyarakat Sebanyak 4 yang pernah mengikuti bimbingan pranikah maupun yang mengalami perceraian. yang diperoleh dari penelitian ini bahwa penyuluh agama di kelurahan sitinjak menerapkan berbagai bentuk komunikasi baik komunikasi Interpersonal melalui Kunjungan Terhadap Masyarakat, Komunikasi persuasif melalui pengajian, dan komunikasi kelompok melalui ceramah dari penyuluh agama, komunikasi tersebut dilakukan melalui pendekatan personal, ke keluargaan, kelompok, serta disisipkan dalam kegiatan sosial keagamaan seperti, pengajian yang dilakukan tiap malam jumat yang dihadiri 15 orang. Namun efektivitas komunikasi penyuluh agama menghadapi sejumlah hambatan, diantaranya kurangnya kesadaran dan kemauan masyarakat dalam bimbingan pranikah, rasa gengsi terutama dari pihak laki-laki , ketidak tertarikan mengikuti bimbingan pranikah, serta lemahnya kesiapan mental calon pengantin. Untuk mengatasi hambatan ini penyuluh agama menerapkan pendekatan personal dengan cara memberikan dan menularkan nilai-nilai positif, kekeluargaan, serta dengan mengintegrasikan penyuluhan ke dalam kegiatan sosial masyarakat. Temuan menunjukkan penurunan angka perceraian dari 7 kasus pada tahun 2023 menjadi 4 kasus pada tahun 2024 yang menyimpulkan bahwa efektivitas komunikasi penyuluh agama sangat berperan dalam membangun keluarga sakina mawaddah wa rahmah
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Mohd. Rafiq, S.Ag., M.A dan Dr. Mhd. Latip Kahpi, M.Kom.I |
| Keywords: | Penyuluh Agama; Perceraian; Kelurahan Sitinjak; Kecamatan Angkola Barat |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012827 Islamic Court & Civil Procedure 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Mr. Ahmad Kamal Siregar |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 04:41 |
| Last Modified: | 25 Feb 2026 04:41 |
| URI: | http://etd.uinsyahada.ac.id/id/eprint/13596 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
