Siregar, Hotmaida (2025) Upaya meningkatkan kemampuan sosial melalui metode bermain peran pada anak usia 4-5 tahun di TK Ananda Desa Siundol Kabupaten Padang Lawas. Undergraduate thesis, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.
|
Text
2120600037.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (6MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan sosial anak usia dini yang ditandai dengan kurangnya interaksi sosial, sulit berbagi, dan kurangnya kemampuan bekerja sama dalam kegiatan kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sosial anak usia 4–5 tahun melalui metode bermain peran di TK Ananda Desa Siundol Kabupaten Padang Lawas. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari 4 pertemuan . Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 20 anak kelompok A di TK Ananda yang terdiri dari 11 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi perkembangan kemampuan sosial anak yang mencakup indikator seperti kemampuan berbagi, bekerja sama, empati, menunggu giliran, serta berinteraksi dengan teman sebaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan sosial anak setelah diterapkan metode bermain peran. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan selama tindakan, kemampuan sosial anak mengalami peningkatan yang signifikan dari Siklus I ke Siklus II. Dari ketiga indikator kemampuan sosial yang diamati, indikator yang paling meningkat adalah kemampuan anak dalam mengambil inisiatif saat berinteraksi sosial. Pada Pra Siklus, jumlah anak yang menunjukkan inisiatif sosial masih rendah, yaitu 33,33%. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran dengan menggunakan metode bermain peran yang lebih menarik dan menyentuh pengalaman langsung anak, terjadi peningkatan yang signifikan pada Siklus I menjadi 58,33%, kemudian pada Siklus II meningkat menjadi 81,63%. Dengan demikian, terdapat kenaikan sebesar 48,3% pada indikator inisiatif sosial.Peningkatan ini menunjukkan bahwa anak-anak mulai mampu membangun interaksi sosial secara aktif dan mandiri. Maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan mengambil inisiatif dalam interaksi sosial merupakan aspek paling menonjol yang berkembang melalui penerapan metode bermain peran.. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode bermain peran merupakan alternatif pembelajaran yang tepat dalam mengembangkan kemampuan sosial anak usia dini.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Supervisors: | Efrida Mandasari Dalimunthe, M.Psi dan Sakinah Siregar, M.Pd |
| Keywords: | Kemampuan sosial; Metode bermain peran; Anak usia 4-5 tahun; TK Ananda Desa Siundol; Kabupaten Padang Lawas |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1301 Education Systems > 130102 Early Childhood Education 13 EDUCATION > 1301 Education Systems |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Islam Anak Usia Dini |
| Depositing User: | Mrs. Elysa Fitri Pakpahan |
| Date Deposited: | 18 Feb 2026 03:00 |
| Last Modified: | 18 Feb 2026 03:00 |
| URI: | http://etd.uinsyahada.ac.id/id/eprint/13496 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
