Ritonga, Ade Deli Suryani (2025) Pengaruh intensitas penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental mahasiswa program studi pendidikan agama islam di UIN SYAHADA Padangsidimpuan. Undergraduate thesis, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.
|
Text
2120100103.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (6MB) |
Abstract
Fenomena meningkatnya penggunaan media sosial, khususnya Instagram, telah menjadi salah satu isu yang menonjol dalam kehidupan mahasiswa. Media sosial, meskipun menghadirkan kemudahan dalam memperoleh informasi dan interaksi sosial, sering kali berdampak pada kesehatan mental penggunanya. Permasalahan utama dalam penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa banyak mahasiswa menghabiskan waktu berjam-jam setiap harinya untuk mengakses Instagram, sehingga menimbulkan indikasi munculnya stres, kecemasan, dan depresi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas penggunaan media sosial Instagram terhadap kesehatan mental mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam di UIN Syahada Padangsidimpuan. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan ex post facto. Populasi penelitian adalah mahasiswa angkatan 21 dengan sampel sebanyak 50 orang yang dipilih secara purposif. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang mengukur intensitas penggunaan media sosial dan tingkat kesehatan mental. Data yang terkumpul kemudian diuji validitas, reliabilitas, normalitas, dan linearitas sebelum dilakukan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan media sosial Instagram mayoritas berada pada kategori tinggi (50% responden), sementara kesehatan mental mahasiswa mayoritas berada pada kategori rendah (54% responden). Hasil analisis regresi linier sederhana diperoleh koefisien regresi sebesar –0,465 dengan signifikansi 0,012 (<0,05). Nilai t hitung sebesar 2,626 lebih besar daripada t tabel 2,011, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Hal ini berarti intensitas penggunaan media sosial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kesehatan mental mahasiswa. Selain itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,126 menunjukkan bahwa variabel intensitas penggunaan media sosial hanya menjelaskan 12,6% variasi kesehatan mental, sedangkan sisanya 87,4% dipengaruhi oleh faktor lain seperti dukungan sosial, tekanan akademik, dan kondisi lingkungan. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa semakin tinggi intensitas penggunaan Instagram, maka semakin rendah tingkat kesehatan mental mahasiswa. Meskipun pengaruhnya relatif kecil, hasil penelitian ini memberikan implikasi penting bagi mahasiswa, dan pihak kampus untuk mengelola penggunaan media sosial secara bijak agar tidak berdampak negatif terhadap kesejahteraan psikologis
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Lelya Hilda, M.Si. dan Misahradarsi Dongoran, M.Pd. |
| Keywords: | Media sosial; Kesehatan mental; Mahasiswa program studi pendidikan agama islam di UIN SYAHADA Padangsidimpuan |
| Subjects: | 08 INFORMATION AND COMPUTING SCIENCES > 0805 Distributed Computing > 080502 Mobile Technologies 13 EDUCATION > 1301 Education Systems > 130103 Higher Education 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Ms. Diva Rahmadani Damanik |
| Date Deposited: | 06 Apr 2026 01:53 |
| Last Modified: | 06 Apr 2026 01:53 |
| URI: | http://etd.uinsyahada.ac.id/id/eprint/13768 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
