Sianturi, Indah Prisandra (2026) Konsep pendidikan moral menurut Ibnu Miskawaih dalam Buku Menuju Kesempurnaan Akhlak. Undergraduate thesis, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.
|
Text
2220100088.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Konsep Pendidikan Moral Menurut Ibnu Miskawaih sebagaimana termuat dalam karyanya yang berjudul Menuju Kesempurnaan Akhlak, serta mengkaji relevansinya dengan pendidikan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (Library research), yaitu mengkaji berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, serta peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan pendidikan moral. Hal penelitian menunjukkan bahwa menurut Ibnu Miskawaih, pendidikan moral merupakan proses pembentukan akhlak (Khuluq) melalui pembiasaan dan latihan secara terus menerus sehingga tercapai keseimbangan jiwa antara tiga daya, yaitu daya berpikir (al-quwwah al-nathiqah), daya maraah (al-quwwah al-ghadlabiyyah), dah daya nafsu (al-quwwah al-bahimiyah). Ibnu Miskawaih menegaskan bahwa karakter manusia bukanlah sesuatu yang statis, melainkan dapat dibentuk dan diubah melalui proses pendidikan yang terencana dan berkesinambungan. Tujuan akhir dari pendidikan moral adalah tercapainya kebahagiaan sejati (al-sa’adah al-haqiqiyyah) yang mencakup kesempurnaan kognitif dan kesempurnaan praktis. Dasar pendidikan moral Ibnu Miskawaih bertumpu pada dua landasan utama, yaitu syariat agama dan pengetahuan tentang jiwa (Psikologi). Adapun relevansi konsep tersebut dengan pendidikan di Indonesia dapat dilihat dari tujuan pendidikan nasional yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional, yang menekankan pembentukan pembentukan kepribadian dan akhlak mulia peserta didik. Konsep ini juga selaras dengan peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter serta implementasi Kurikulum Merdeka yang menempatkan Profil Pelajar Pancasila masih cenderung lebih menekankan aspek kognitif dibandingkan pembiasaan sikap dan perilaku (afektif dan psikomotorik). Dengan demikian, konsep pendidikan moral Ibnu Miskawaih sangat relevan untuk diterapkan dalam pendidikan di Indonesia, khususnya dalam memperkuat pembentukan karakter peserta didik.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Supervisors: | Drs. H. Dame Siregar, M.A dan Dr. Sufrin Efendi Lubis, M.A |
| Keywords: | Pendidikan moral; Ibnu Miskawaih; Buku Menuju Kesempurnaan Akhlak |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1303 Specialist Studies In Education > 130309 Learning Sciences 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies > 22040305 Akhlaq, Tasawuf, and related science |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Ms Fatimah Adzahro Ramadani Gaja |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 03:02 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 03:02 |
| URI: | http://etd.uinsyahada.ac.id/id/eprint/14383 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
