Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Peran ganda isteri dalam rumah tangga ditinjau dari KHI dan prespektif sosiologi hukum: studi kasus Kelurahan Kantin Kecamatan Padangsidimpuan Utara

Batubara, Devi Syarah (2026) Peran ganda isteri dalam rumah tangga ditinjau dari KHI dan prespektif sosiologi hukum: studi kasus Kelurahan Kantin Kecamatan Padangsidimpuan Utara. Undergraduate thesis, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.

[img] Text
2210100021.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya keterlibatan isteri dalam kegiatan ekonomi keluarga yang menyebabkan munculnya peran ganda, yaitu sebagai pengelola rumah tangga sekaligus pencari nafkah. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuaiannya dengan ketentuan Pasal 83 Kompilasi Hukum Islam (KHI) serta bagaimana fenomena tersebut dipahami dalam perspektif sosiologi hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik peran ganda isteri di Kelurahan Kantin Kecamatan Padangsidimpuan Utara, menganalisisnya berdasarkan Kompilasi Hukum Islam, serta mengkajinya dari perspektif sosiologi hukum. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 52 dengan profesi yang berbeda-beda. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan teknik triangulasi untuk menguji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik peran ganda isteri di Kelurahan Kantin merupakan fenomena sosial yang nyata dan telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Faktor utama yang mendorong isteri bekerja adalah kebutuhan ekonomi keluarga, meskipun terdapat pula faktor aktualisasi diri dan keinginan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Ditinjau dari Kompilasi Hukum Islam, praktik peran ganda isteri tidak bertentangan dengan KHI. Sebab, KHI dalam Pasal 85-97 dan Pasal 45-52 secara implisit memberi peluang untuk ikut terlibat memenuhi nafkah dalam keluarga, dan ini tidak bertentangan Maqasid Syari’ah. Sementara itu, dalam perspektif sosiologi hukum, fenomena tersebut menunjukkan adanya hubungan yang dinamis antara hukum normatif dan realitas sosial. Peran ganda isteri telah menjadi living law yang diterima masyarakat sebagai bentuk adaptasi terhadap perubahan sosial dan tuntutan ekonomi yang berkembang.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisors: Dr. Kholidah, M.Ag dan Ahmad Soleh Hasibuan, M.H
Keywords: Peran ganda; Istri; Rumah tangga; Kompilasi hukum islam; Kelurahan Kantin; Kecamatan Padangsidimpuan Utara; Sosiologi hukum
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012815 Nafaqah
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012829 Islamic Family Issues & Local Tradition
Divisions: Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam/Ahwal Syakhsyiah
Depositing User: Ms Fatimah Adzahro Ramadani Gaja
Date Deposited: 14 Aug 2026 09:03
Last Modified: 14 Aug 2026 09:03
URI: http://etd.uinsyahada.ac.id/id/eprint/14368

Actions (login required)

View Item View Item