Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Analisis gangguan berbicara gagap: studi kasus “R” di Sibuhuan Kecamatan Barumun

Hasibuan, Fannisa (2025) Analisis gangguan berbicara gagap: studi kasus “R” di Sibuhuan Kecamatan Barumun. Undergraduate thesis, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.

[img] Text
2121000001.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya anak usia dini yang mengalami gangguan berbicara gagap sehingga menghambat kelancaran komunikasi dan menurunkan rasa percaya diri dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Permasalahan utama yang dikaji adalah bentuk-bentuk gagap yang dialami anak serta faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya gagap. Fenomena gagap pada anak usia dini bukan sekadar hambatan linguistik, tetapi juga berimplikasi pada aspek psikologis dan sosial anak, sehingga penting diteliti secara mendalam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara detail bentuk ketidaklancaran berbicara yang muncul pada subjek, sekaligus menganalisis faktor penyebabnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah seorang anak berusia enam tahun yang mengalami gangguan berbicara gagap. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk gagap yang dialami anak berupa pengulangan bunyi, suku kata, dan kata utuh, disertai jeda panjang serta ketegangan fisik pada saat berbicara. Gejala ini berdampak pada kepercayaan diri anak dalam berkomunikasi. Faktor penyebab gagap dipengaruhi oleh aspek psikologis seperti rasa cemas dan gugup, faktor lingkungan yang kurang mendukung kelancaran komunikasi, serta kemungkinan faktor genetik atau keturunan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa gangguan gagap bukan hanya permasalahan kebahasaan, melainkan berkaitan erat dengan kondisi psikologis dan dukungan sosial anak. Peran keluarga, terutama orang tua, sangat penting dalam memberikan pendampingan, motivasi, dan stimulasi lingkungan yang kondusif. Dukungan ini diyakini mampu membantu anak menghadapi hambatan berbicara sekaligus mendorong perkembangan kemampuan komunikasinya secara optimal.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisors: Dr. Erna Ikawati, M.Pd dan Anita Angraini Lubis, M.Hum
Keywords: Gangguan berbicara; Gagap; Sibuhuan; Kecamatan Barumun
Subjects: 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2004 Linguistics > 200408 Linguistic Structures (incl. Grammar, Phonology, Lexicon, Semantics) > 20040801 Phonology
20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2005 Literary Studies > 200516 Indonesian Literature
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Tadris Bahasa Indonesia
Depositing User: Ms Fatimah Adzahro Ramadani Gaja
Date Deposited: 23 Jul 2026 01:55
Last Modified: 23 Jul 2026 01:55
URI: http://etd.uinsyahada.ac.id/id/eprint/14198

Actions (login required)

View Item View Item