Ridwan, Muhammad (2025) Pengembangan technology acceptance model dalam menganalisis perilaku pedagang muslim terhadap penggunaan Quick Response Code Indonesian Standart (QRIS). Masters thesis, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.
|
Text
2350200013.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (2MB) |
Abstract
Penerapan teknologi sistem pembayaran digital seperti QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) telah menjadi bagian dari transformasi ekonomi di Indonesia. Namun, adopsi teknologi ini di kalangan pedagang mikro Muslim, khususnya di Pasar Raya Sangkumpal Bonang Kota Padangsidimpuan, belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa meskipun QRIS dinilai praktis dan modern, masih banyak pedagang Muslim yang meragukan efektivitas, keamanan, dan kesesuaiannya dengan prinsip keagamaan. Untuk itu, penelitian ini mengembangkan Technology Acceptance Model (TAM) dengan menambahkan variabel eksternal berupa kepercayaan (trust), pertimbangan keagamaan, dan pengaruh sosial komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap 20 pedagang Muslim pengguna QRIS yang tersebar di berbagai lantai Pasar Sangkumpal Bonang. Data dianalisis dengan mengacu pada lima konstruk utama TAM: Perceived Usefulness (PU), Perceived Ease of Use (PEOU), Attitude Toward Using (ATU), Behavioral Intention to Use (BI), dan Actual System Usage (ASU), serta mempertimbangkan faktor tambahan seperti trust dan nilai-nilai keislaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pedagang Muslim menilai QRIS bermanfaat dan mudah digunakan, namun masih terdapat kendala seperti keterlambatan dana masuk, biaya admin, serta kurangnya pelatihan atau sosialisasi. Selain itu, nilai keagamaan tidak menjadi pertimbangan utama dalam adopsi QRIS, tetapi preferensi terhadap sistem yang berbasis syariah tetap ada. Pengaruh sosial komunitas juga belum berdampak signifikan dalam mendorong perilaku adopsi. Oleh karena itu, pengembangan model TAM dalam konteks pedagang Muslim perlu mengintegrasikan faktor kepercayaan dan kebutuhan akan edukasi untuk meningkatkan adopsi teknologi pembayaran digital secara lebih luas dan berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Darwis Harahap, S.H.I., M.Si dan Dr. Sarmiana Batubara, M.A |
| Keywords: | Pengembangan; Technology acceptance model; Perilaku; Pedagang muslim; Quick Response Code Indonesian Standart (QRIS) |
| Subjects: | 08 INFORMATION AND COMPUTING SCIENCES > 0805 Distributed Computing > 080502 Mobile Technologies 15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES > 1502 Banking, Finance and Investment > 150201 Finance 15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES > 1502 Banking, Finance and Investment > 150203 Financial Institutions (incl. Banking) |
| Divisions: | Pascasarjana > Program Magister > S2 Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Ms Fatimah Adzahro Ramadani Gaja |
| Date Deposited: | 05 Jun 2026 10:09 |
| Last Modified: | 05 Jun 2026 10:09 |
| URI: | http://etd.uinsyahada.ac.id/id/eprint/14099 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
