Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Analisis hukum waris islam terhadap dinamika penundaan pembagian harta warisan

Shihab, Alwi (2025) Analisis hukum waris islam terhadap dinamika penundaan pembagian harta warisan. Masters thesis, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.

[img] Text
2350300004.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam praktik penundaan pembagian harta warisan dalam perspektif hukum waris Islam, khususnya di wilayah Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal. Fenomena penundaan ini mencerminkan adanya dinamika sosial dan budaya yang mempengaruhi implementasi norma-norma hukum syariat di tengah masyarakat. Dalam konteks hukum Islam, pembagian harta warisan merupakan suatu kewajiban syar’i yang harus dilaksanakan setelah terpenuhinya rukun dan syarat kewarisan, serta diselesaikannya kewajiban pewaris seperti pelunasan utang dan pelaksanaan wasiat. Namun demikian, realitas di lapangan menunjukkan adanya praktik penundaan yang dilakukan tanpa alasan syar’i yang dapat dibenarkan, sehingga berpotensi menimbulkan pelanggaran terhadap hak ahli waris. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan penelitian hukum empriris serta metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil temuan menunjukkan bahwa penundaan pembagian warisan tidak hanya menyebabkan ketimpangan dalam pemenuhan hak-hak individual, tetapi juga menimbulkan konflik horizontal antar anggota keluarga, ketidakharmonisan hubungan sosial, serta penguasaan sepihak oleh ahli waris tertentu. Dari perspektif hukum Islam, praktik tersebut bertentangan dengan asas ijbari yang menegaskan bahwa peralihan hak kepemilikan harta warisan terjadi secara otomatis setelah pewaris meninggal dunia, serta asas keadilan yang menuntut agar setiap ahli waris menerima haknya sesuai dengan ketetapan syariat. Hasil dari penelitian ditemukan ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya tradisi penundaan pembagian harta warisan diantaranya: pertama salah satu orang tua masih hidup, kedua faktor sosiologis masyarakat, ketiga kediaman ahli waris yang berjauahan, keempat harta warisan dikelola oleh salah satu ahli waris, kelima rumah peninggalan sebagai tempat singgah/berkumpul. Temuan ini menunjukkan bahwa aspek keadilan dan kemaslahatan harus menjadi pijakan utama dalam pembagian harta warisan. Oleh karena itu, edukasi hukum kepada masyarakat dan peningkatan literasi terhadap hukum waris Islam menjadi sangat krusial agar praktik penundaan yang tidak berdasar dapat diminimalisasi. Dengan demikian, pelaksanaan hukum waris Islam dapat berjalan sesuai dengan nilai-nilai syariat dan memberikan kemanfaatan yang optimal bagi semua pihak yang berhak.

Item Type: Thesis (Masters)
Supervisors: Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag dan Dr. Putra Halomoan Hsb, M.H
Keywords: Analisis; Hukum waris islam; Dinamika; Penundaan pembagian; Harta warisan
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012816 Mawaris (Inheritance)
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012828 Islamic Family Issues & Mediation/Arbitration
Divisions: Pascasarjana > Program Magister > S2 Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Ms Fatimah Adzahro Ramadani Gaja
Date Deposited: 22 Apr 2026 02:03
Last Modified: 22 Apr 2026 02:03
URI: http://etd.uinsyahada.ac.id/id/eprint/13891

Actions (login required)

View Item View Item