Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Sanksi hukum adat tentang perjudian di Desa Gunung Intan ditinjau dari perspektif hukum pidana islam

Saputra, Rinto (2024) Sanksi hukum adat tentang perjudian di Desa Gunung Intan ditinjau dari perspektif hukum pidana islam. Undergraduate thesis, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.

[img] Text
SKRIPSI RINTO Pdf - Rinto Harahap.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (2MB)

Abstract

Hukum adat merupakan produk hukum yang berasaskan kepada kebiasaan dan sistem yang telah ditentukan sesuai dengan kesepakatan bersama. Hukum adat merupakan sebuah prokduk hukum yang sesuai dengan asas dasar hukum dalam Islam yang berkedudukan sebagai urf. Hukum adat dalam ilmu hukum mengikuti ketentuan hukum agama yang disebut dengan tiori receprio a contratio. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketentuan tindak pidana perjudian menurut hukum adat di Desa Gunung Intan, dan ntuk mengetahui dan menganalisa tinjauan hukum Islam terhadap ketentuan sanksi pidana perjudian menurut hukum adat di Desa Gunung Intan. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Hasil penelitian ini bahwa Ketentuan tindak pidana perjudian menurut hukum adat di Desa Gunung Intan Kecamatan Halongonan Timur Kabupaten Padang Lawas Utara ditetapkan dengan hasil musyawarah masyarakat Desa Gunung Intan yaitu berupa sistem hukum berupa denda sebanyak Rp. 500.000, (lima ratus ribu rupiah). Prosedur penyelesaian permasalahan perjudian di Desa Gunung Intan Kecamatan Halongonan Timur adalah mencakup Tahap Peringatan, Tahap Penetapan Denda, dan Tahap penangkapan. Tinjauan Hukum Pidana Islam terhadap penetapan hukum adat terhadap perjudian bahwa dalam hukum Islam telah mengatur hukuman ta’zir bagi pelaku tindak pidana pencurian, berupa denda pengganti atau kurungan dan lain-lainnya, (sesuai dengan hukuman yang diputuskan oleh penguasa atau hakim). Apabila telah terbukti dan memenuhi unsur-unsur atau syarat-syarat pada tindak pidana perjudian. Sanksi adat dalam tindak pidana perjudian di Desa Gunung Intan Kecamatan Halongonan Timur yang diberikan termasuk kedalam kategori hukum ta’zir. Hukuman tersebut telah ditentukan oleh Perangkat Desa Gunung Intan Kecamatan Halongonan Timur melalui dengan jalan musyawarah, hukuman ta’zir diberikan karena sesuai dengan prinsip-prinsip hukuman ta’zir yang ada di dalam Hukum Pidana Islam. Hukuman ta’zir adalah hukuman yang diserahkan kepada pemimpin. Baik penentuannya ataupun pelaksanaannya. Hukuman yang ada di Desa Gunung Intan Kecamatan Halongonan Timur memiliki tujuan atau cita-cita yang sama dengan hukuman ta’zir yaitu ingin membuat pelaku kejahatan jera dan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi dan menjadi pelajaran bagi orang lain sebagai pencegahan dalam terjadinya tindak pidana serta terwujudnya keamanan, kedamaian, ketentraman, dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat, hakikatnya adalah sebuah proses pendidikan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisors: Dr. Muhammad Arsad Nasution, M.Ag dan Sawaluddin Siregar, M.A
Keywords: Sanksi hukum adat: Perjudian; Perspektif; Hukum pidana islam
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180110 Criminal Law and Procedure (incl. Islamic Criminal Law, Jinayat)
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law
Divisions: Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Mr. Muhammad Ihsan Ritonga
Date Deposited: 12 Jan 2026 04:35
Last Modified: 12 Jan 2026 04:35
URI: http://etd.uinsyahada.ac.id/id/eprint/13194

Actions (login required)

View Item View Item